Basah

Sudah lelahkah kamu?
Atau masih ingin menunda perpisahan dengan merajai setiap inci tubuhku?


Ligx

And Always Will

Ya, kamu itu lembut. Orang terlembut yang pernah bersamaku. Orang yang selalu tampak khawatir dengan keadaanku. Orang yang selalu menjaga tingkah polahnya karena takut kehilanganku.
Orang yang tidak bisa tidak ada aku. 
Ya, itu kamu.

Ligx

Kado

Trip ku kali ini memang hadiah ulang taun darinya. 
Tapi aku tidak tahu masih ada hadiah - hadiah yang lain.

Malam itu kamu tiba-tiba menutup mataku, meraih tanganku untuk menyentuh sebuah benda. 
Benda yang akhirnya kamu lingkarkan dileherku. 
Dengan liontin kecil inisial namamu dan kamu berkata huruf itu awal dari namamu agar selalu dekat di hatiku, di dadaku. 

Apa?? Dada??

Ligx

Nyepi di Bali

7.00 wita 
Hotel - Dewi Sri - Legian - Bali
Kamu masih berbaring dengan selimut putih dan segenap kerinduan yang masih belum habis hingga detik ini.
Aku bangun membuatkanmu sedikit makanan kecil untuk siang nanti, menempelkan kertas dengan gambar-gambar tidak menggemaskan di cermin dan membangunkanmu. 
Mencium bibirmu.

Ligx

Langit dan Kamu

Disana, diantara lautan awan-awan aku duduk dengan sangat tidak nyaman, ketakutanku terhadap ketinggian memaksaku harus menggenggammu erat. Juga maaf telah memaksamu untuk mengkhawatirkan keadaanku, seringkali kau menoleh ke arahku dengan tatapan sangat tidak ingin aku lihat. 
Beberapa saat lagi kamu akan segera menghilang dari pandanganku dan yang ku lihat dari matamu bukan perpisahan tapi ketakutan. Ketakutan akan kesehatanku atau ketakutan tidak bisa melihatku lagi. 
Mungkin.

Ligx

Live to Write, Write to Live

Tangan ini gatal sekali ingin bercerita banyak hal tapi hanya bisa diam diatas keyboard dan menekan satu hurufpun rasanya sangat enggan. Mungkin lain kali. 
Kapan?

Ligx

Sepi

Pagi pertamaku setelah bulan madu


Ligx

Hey You, Look at Me!


Ligx